

Kain tenun ini dibuat dengan proses 100% buatan tangan (handmade) para pengrajin lokal menggunakan alat tenun bukan mesin (ATBM). Proses pembuatan kain ini memakan waktu 1-2 bulan. Kain ini diproses dari pewarnaan hingga di tenun dengan detail dan teliti. Tingkat kelunturan sangat rendah karena pewarnaan sangat maksimal.
Dipersembahkan sebagai bentuk kebanggan terhadap budaya Indonesia. Dibuat dengan hati, dijadikan sebuah seni dari Kainnesia.
Bukan sekedar gaya, tetapi tentang Bangga Berbudaya. Dibuat langsung oleh pengrajin lokal secara langsung, agar tetap terjaga Keasliannya.
Detail Produk
- Bahan : Katun (cotton)
Fungsi : Belt
๐๐ฎ๐ป ๐๐ฎ๐บ๐ ๐๐๐ด๐ฎ ๐ ๐ฒ๐ป๐ฑ๐ฎ๐ฝ๐ฎ๐๐ธ๐ฎ๐ป ๐๐ข๐ก๐จ๐ฆ ๐ฏ๐ฒ๐ฟ๐ถ๐ธ๐๐ ๐ถ๐ป๐ถ :
- FREE GELANG, senilai 20k
LIMITED STOCK! Miliki sekarang juga. Pengemasan menggunakan packing dus
Pengiriman dari YOGYAKARTA
Tips Merawat :
1. Gunakan sabun yang lembut dengan air biasa lalu celup-celupkan kain hingga basah.
Hindari air panas, mengucek, memeras apalagi menggunakan mesin cuci untuk mempertahankan serat kain.
2. Jemur kain tenun cukup dengan mengurut dari bagian atas ke bawah kain, hindari sinar matahari langsung karena dapat membuat warna kain lebih cepat pudar.
3. Sebaiknya, gunakan lapisan kain atau kertas saat ingin menyetrika kain tenun. Atur suhu setrika supaya tidak terlalu panas untuk menjaga warna supaya tetap natural.
4. Melipat kain tenun saat disimpan bisa membuat kain lebih cepat rusak. Sebaiknya gantung kain tenun menggunakan hanger.
5. Sebaiknya kain tenun disimpan dalam lemari yang kering. Tempat yang lembab akan membuat bau akibat jamur. Letakkan pengharum ruangan alami seperti cengkeh atau biji merica supaya tetap menjaga keistimewaan kain.